Ini Dampak Positif Jika Rokok Naik 50000

Posted by

rokok 50000
Rokok 50000
Aku bukan seorang perokok. Tetapi orang" dekat dan kerabat banyak yang merokok. Untungnya mereka cukup mengerti jika sedang bersama aku, mereka jarang merokok. Mereka cukup memahami tentang ini.

Aku juga cukup mengerti pilihan mereka soal merokok. aku tidak melarang mereka, meski kadang aku sering memberi pengertian dengan baik agar mereka mau minimal mengurangi bahkan kalau bisa untuk berhenti. Bahkan, kadang aku mendoakan saudara paling dekat agar berhenti merokok.

Tentu saja aku juga punya alasan sendiri. Utamanya soal kesehatan. aku tidak mau saudara Aku terkena hal yang tidak diinginkan gara-gara merokok. Hanya saja, doa dan himbauan Aku pada mereka belum terlaksana. Mungkin karena mereka susah berhenti merokok meskipun ingin. Kamu yang membaca tulisan Aku ini, sebagian mungkin merasakan hal yang sama.

Info baiknya, ada usulan dari sebuah lembaga untuk menaikan harga rokok. Gagasan tersebut diapresiasi pemerintah dengan kajian yang memungkinkan harga rokok bisa dinaikkan. Sesuatu yang sangat aku setujui, terlepas aku apakah merokok atau tidak. Jika rencana itu benar diterapkan, maka akan berpengaruh besar kepada para perokok di Indonesia yang jumlahnya sebenarnya cukup besar, baik laki-laki maupun wanita.

Kenaikan harga yang direncanakan adalah harga perbungkus menjadi Rp 50.000/bungkus. Saat ini (saat artikel ini dibuat), harga rokok hanya sekitar Rp 20.000/bungkus. Dengan harga yang lumayan terjangkau tersebut, tidak heren jika banyak orang yang merokok, termasuk para pelajar yang menganggap harga tersebut lumayan murah.

Karena itu, kenaikan harga rokok akan berpengaruh besar bagi para dunia bisnis rokok, termasuk para perokok. pengaruh itu bisa positif bisa negatif. Tapi, pada kesempatan ini, aku akan memberikan 5 hal positif jika harga rokok mejadi Rp 50.000/bungkus.

Berikut daftarnya

1. Banyak yang Berhenti Merokok
Sudah disebutkan sebelumnya, jika harga rokok perbungkusnya saat ini masih dipertahankan, maka jumlah perokok akan tetap stabil atau malah cenderung terus bertambah. Tapi jika harganya dinaikan, akan banyak orang yang tadinya kecanduan kini berhenti merokok.
Mereka (para perokok aktif) akan memaksakan diri untuk tidak merokok lagi. Alasannya karena rokok sudah tidak terjangkau lagi. Sudah lebih mahal dibandingkan paket data yang paling murah. Alasan ini diperkuat dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa lebih dari 70% orang akan berhenti merokok jika memang harga dinaikan.

2. Meningkatkan Pendapatan Negara
Kenaikan harga rokok sudah pasti akan meningkatkan pajak dari rokok. Hal ini tentunya akan berimbas pada meningkatnya pendapatan negara. Jika ini terjadi, maka negara akan memiliki anggaran yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain. Misalnya untuk sektor pendidikan.
Sedangkan peningkatan harga rokok dan cukai pun bisa meningkatkan pendapatan negara. Pendapatan itu bisa digunakan untuk kesehatan.

3. Mengurangi Krisis Kesehatan
Sudah bukan rahasia umum lagi, jika merokok itu merusak kesehatan, terutama paru-paru. Info tentang efek buruk merokok juga sudah tertera di kemasan rokok. Jadi, aneh saja kalau para perokok tak tahu kalau rokok merusak kesehatan.

Sudah banyak kan kasusnya, banyak yang sakit karena rokok. Bahkan, ada kabar yangengejutkan, yakni kasus kematian seseorang yang seorang perokok pasif. Perokok pasif biasanya mengacu pada orang yang sering berada di lingkungan orang yang merokok. Dan asap rokoknya malah terhirup.

Dengan kenaikan harga rokok, kasus kesehatan yang disebabkan oleh rokok akan berkurang. Hal ini tentunya cukup baik karena orang tentu saja akan lebih memilih sehat dibandingkan harus mengeluarkan 50 ribu cuma untuk sebungkus rokok yang merusak kesehatan.

4. Bisa Berinvestasi
Jika memang harga rokok naik menjadi Rp 50.000 perbungkus adalah para kosumen yang lebih irit Uang yang tadinya mereka ingin digunakan, kini tidak bisa karena harga rokoknya yang mahal dan orang tersebut mulai mau berhenti.

Imbas dari hal ini adalah uang tersebut bisa disimpan atau diinvestasikan untuk hal lain atau membeli kebutuhan lain. Intinya, orang-orang tersebut sudah tidak mau beli rokok yang harganya mahal dan lebih memilh mengalokasikan dana untuk menabung di kemudian hari. Atau uangnya bisa digunakan untuk investasi.

5. Penggunaan Vapor
Aku yakin, banyak orang yang cukup kesulitan untuk berhenti merokok. Karena itu, untuk menghindari rokok yang sangat mahal, dia ingin mencari pengganti rokok. Maka, ia bisa membeli Vapor atau rokok listrik.Efek baiknya, para produsen vapor atau rokok listrik akan memiliki omset yang meningkat karena banyak orang yang akan lebih memilih vapor daripada tidak merokok sama sekali.

Nah, itulah 5 hal positif kalau harga rokok memang benar-benar naik dari harga normal sekarangi. Selain efek positif, tentu saja ada juga efek negatifnya. Contohnya, kemungkinan petani tembakau akan kasus hal ini yang kesulitan menjual panen tambakaunya.

Oh yah, dari pihak pemerintah sendiri, termasuk Bea Cukai, akan meninjau ulang soal kenaikan harga rokok ini. Tinjaun ulang ini akan mengacu pada kondisi ekonomi, permintaan rokok, dan perkembangan industri rokok


Demo Blog NJW V2 Updated at: 9/01/2016

0 komentar:

Posting Komentar

WIKIPEDIA

Hasil penelusuran